You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Jatirejo
Logo Desa Jatirejo
Desa Jatirejo

Kec. Jatirejo, Kab. Mojokerto, Provinsi Jawa Timur

DESA JATIREJO KECAMATAN JATIREJO KABUPATEN MOJOKERTO

"Program Kreatif Mahasiswa UNIM: Pelatihan Ecofriendly Craft dan Kuliner Sehat untuk Ibu-ibu PKK Jatirejo"

Administrator 09 Agustus 2024 Dibaca 128 Kali
"Program Kreatif Mahasiswa UNIM: Pelatihan Ecofriendly Craft dan Kuliner Sehat untuk Ibu-ibu PKK Jatirejo"

"Program Kreatif Mahasiswa UNIM: Pelatihan Ecofriendly Craft dan Kuliner Sehat untuk Ibu-ibu PKK Jatirejo"

Mahasiswa Universitas Islam Majapahit (UNIM) menyelenggarakan program kerja berupa pelatihan kreatif yang terdiri dari dua kegiatan utama. Pertama, pelatihan pembuatan bunga hias dari sampah anorganik, yang bertujuan untuk mengajarkan cara memanfaatkan limbah menjadi produk bernilai estetis dan ekonomis. Kedua, pelatihan pembuatan nugget sehat dari ikan kembung dan jamur, yang dimaksudkan untuk memperkenalkan alternatif makanan bergizi yang dapat diproduksi sendiri di rumah.
Kegiatan ini melibatkan beberapa pihak penting dalam pelaksanaannya. Para mahasiswa UNIM berperan sebagai instruktur dan fasilitator pelatihan, membagikan pengetahuan dan keterampilan mereka kepada peserta. Sasaran utama program ini adalah ibu-ibu PKK Desa Jatirejo, yang diharapkan dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh untuk meningkatkan ekonomi keluarga dan mendukung program lingkungan di desa. Ibu Kepala Desa setempat bertindak sebagai ketua kegiatan, memberikan dukungan dan arahan selama berlangsungnya acara.
Pelatihan ini diselenggarakan pada tanggal 07 Agustus 2024, memilih waktu yang tepat ketika sebagian besar ibu-ibu PKK dapat berpartisipasi tanpa mengganggu aktivitas rutin mereka. Pemilihan tanggal ini juga mempertimbangkan jadwal akademik mahasiswa UNIM, sehingga mereka dapat melaksanakan program pengabdian masyarakat ini dengan optimal.
Balai Desa Jatirejo dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan. Tempat ini dipilih karena lokasinya yang strategis dan mudah diakses oleh peserta. Balai desa juga menyediakan fasilitas yang memadai untuk mendukung pelaksanaan pelatihan, seperti ruang yang cukup luas untuk praktik pembuatan bunga hias dan nugget, serta peralatan pendukung yang diperlukan.
Program ini dilatarbelakangi oleh beberapa tujuan penting. Pertama, untuk meningkatkan keterampilan dan kreativitas ibu-ibu PKK dalam mengolah sampah anorganik menjadi produk bernilai jual, sekaligus mendukung upaya pengurangan sampah di lingkungan sekitar. Kedua, memberikan pengetahuan tentang pengolahan makanan sehat dari bahan-bahan lokal yang mudah didapat, sehingga dapat meningkatkan gizi keluarga. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk membuka peluang usaha baru bagi peserta, yang pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Jatirejo.
Pelatihan dilaksanakan dengan metode yang interaktif dan praktis. Untuk pembuatan bunga hias, mahasiswa UNIM memandu peserta dalam mengubah sampah anorganik seperti plastik bekas dan kertas menjadi bunga-bunga hias yang cantik. Peserta diajarkan teknik-teknik dasar dan cara memanfaatkan berbagai jenis sampah anorganik. Sementara itu, dalam sesi pembuatan nugget sehat, mahasiswa mendemonstrasikan proses pembuatan dari awal hingga akhir, mulai dari pemilihan bahan, pengolahan, hingga pembentukan nugget. Sepanjang pelatihan, peserta diberi kesempatan untuk praktik langsung dan terlibat dalam sesi tanya jawab dengan instruktur. Di akhir acara, Ibu Kepala Desa menyampaikan apresiasi dan harapan agar program serupa dapat terus berlanjut untuk memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Jatirejo.
Kegiatan pelatihan yang diselenggarakan oleh mahasiswa UNIM ini merupakan contoh nyata dari sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat. Program ini tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada ibu-ibu PKK Desa Jatirejo dalam bentuk keterampilan baru, tetapi juga mendukung upaya pelestarian lingkungan dan peningkatan ekonomi lokal. Antusiasme peserta dan dukungan dari pemerintah desa menunjukkan bahwa inisiatif semacam ini sangat diapresiasi dan dibutuhkan oleh masyarakat. Ke depannya, diharapkan program-program serupa dapat terus dikembangkan dan dilaksanakan secara berkelanjutan, sehingga dapat memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat. Dengan adanya kegiatan seperti ini, mahasiswa UNIM telah membuktikan peran aktif mereka dalam pengabdian masyarakat, sekaligus memperkuat hubungan

"Program Kreatif Mahasiswa UNIM: Pelatihan Ecofriendly Craft dan Kuliner Sehat untuk Ibu-ibu PKK Jatirejo"

Mahasiswa Universitas Islam Majapahit (UNIM) menyelenggarakan program kerja berupa pelatihan kreatif yang terdiri dari dua kegiatan utama. Pertama, pelatihan pembuatan bunga hias dari sampah anorganik, yang bertujuan untuk mengajarkan cara memanfaatkan limbah menjadi produk bernilai estetis dan ekonomis. Kedua, pelatihan pembuatan nugget sehat dari ikan kembung dan jamur, yang dimaksudkan untuk memperkenalkan alternatif makanan bergizi yang dapat diproduksi sendiri di rumah.
Kegiatan ini melibatkan beberapa pihak penting dalam pelaksanaannya. Para mahasiswa UNIM berperan sebagai instruktur dan fasilitator pelatihan, membagikan pengetahuan dan keterampilan mereka kepada peserta. Sasaran utama program ini adalah ibu-ibu PKK Desa Jatirejo, yang diharapkan dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh untuk meningkatkan ekonomi keluarga dan mendukung program lingkungan di desa. Ibu Kepala Desa setempat bertindak sebagai ketua kegiatan, memberikan dukungan dan arahan selama berlangsungnya acara.
Pelatihan ini diselenggarakan pada tanggal 07 Agustus 2024, memilih waktu yang tepat ketika sebagian besar ibu-ibu PKK dapat berpartisipasi tanpa mengganggu aktivitas rutin mereka. Pemilihan tanggal ini juga mempertimbangkan jadwal akademik mahasiswa UNIM, sehingga mereka dapat melaksanakan program pengabdian masyarakat ini dengan optimal.
Balai Desa Jatirejo dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan. Tempat ini dipilih karena lokasinya yang strategis dan mudah diakses oleh peserta. Balai desa juga menyediakan fasilitas yang memadai untuk mendukung pelaksanaan pelatihan, seperti ruang yang cukup luas untuk praktik pembuatan bunga hias dan nugget, serta peralatan pendukung yang diperlukan.
Program ini dilatarbelakangi oleh beberapa tujuan penting. Pertama, untuk meningkatkan keterampilan dan kreativitas ibu-ibu PKK dalam mengolah sampah anorganik menjadi produk bernilai jual, sekaligus mendukung upaya pengurangan sampah di lingkungan sekitar. Kedua, memberikan pengetahuan tentang pengolahan makanan sehat dari bahan-bahan lokal yang mudah didapat, sehingga dapat meningkatkan gizi keluarga. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk membuka peluang usaha baru bagi peserta, yang pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Jatirejo.
Pelatihan dilaksanakan dengan metode yang interaktif dan praktis. Untuk pembuatan bunga hias, mahasiswa UNIM memandu peserta dalam mengubah sampah anorganik seperti plastik bekas dan kertas menjadi bunga-bunga hias yang cantik. Peserta diajarkan teknik-teknik dasar dan cara memanfaatkan berbagai jenis sampah anorganik. Sementara itu, dalam sesi pembuatan nugget sehat, mahasiswa mendemonstrasikan proses pembuatan dari awal hingga akhir, mulai dari pemilihan bahan, pengolahan, hingga pembentukan nugget. Sepanjang pelatihan, peserta diberi kesempatan untuk praktik langsung dan terlibat dalam sesi tanya jawab dengan instruktur. Di akhir acara, Ibu Kepala Desa menyampaikan apresiasi dan harapan agar program serupa dapat terus berlanjut untuk memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Jatirejo.
Kegiatan pelatihan yang diselenggarakan oleh mahasiswa UNIM ini merupakan contoh nyata dari sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat. Program ini tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada ibu-ibu PKK Desa Jatirejo dalam bentuk keterampilan baru, tetapi juga mendukung upaya pelestarian lingkungan dan peningkatan ekonomi lokal. Antusiasme peserta dan dukungan dari pemerintah desa menunjukkan bahwa inisiatif semacam ini sangat diapresiasi dan dibutuhkan oleh masyarakat. Ke depannya, diharapkan program-program serupa dapat terus dikembangkan dan dilaksanakan secara berkelanjutan, sehingga dapat memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat. Dengan adanya kegiatan seperti ini, mahasiswa UNIM telah membuktikan peran aktif mereka dalam pengabdian masyarakat, sekaligus memperkuat hubungan

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image