You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Jatirejo
Logo Desa Jatirejo
Desa Jatirejo

Kec. Jatirejo, Kab. Mojokerto, Provinsi Jawa Timur

DESA JATIREJO KECAMATAN JATIREJO KABUPATEN MOJOKERTO

"BNN dan Aparat Desa Jatirejo Gelar Aksi 'Stop Narkoba' di Balai Desa"

Administrator 26 Juli 2024 Dibaca 98 Kali
"BNN dan Aparat Desa Jatirejo Gelar Aksi 'Stop Narkoba' di Balai Desa"

Pada hari Kamis, 25 Juli 2024, Badan Narkotika Nasional (BNN) bekerja sama dengan perangkat Desa Jatirejo menyelenggarakan acara bertajuk "Stop Narkoba" di Balai Desa Jatirejo. Acara ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memerangi penyalahgunaan narkoba di tingkat desa.
Kepala BNN Surabaya , Bapak Kombes. Pol. Heru Prasetyo, S. I. K., M.Hum., membuka acara dengan pidato yang menekankan pentingnya peran masyarakat dalam pencegahan peredaran narkoba. "Narkoba adalah musuh kita bersama. Kita harus bersatu untuk melindungi generasi muda dari bahaya ini," ujarnya.
Kepala Desa Jatirejo, Hj. Ali Mas'ud, menyambut baik inisiatif ini. "Kami sangat mendukung program BNN dan berkomitmen untuk menjadikan Jatirejo sebagai desa bebas narkoba," katanya dalam sambutannya.

BNN memberikan pelatihan kepada aparat desa tentang pengenalan jenis-jenis narkoba dan cara penanganannya.
Pembentukan satuan tugas anti-narkoba tingkat desa yang beranggotakan aparat desa dan tokoh masyarakat.
Pelaksanaan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat desa melalui berbagai kegiatan seperti seminar, penyuluhan, dan kampanye media sosial.
Pemberdayaan pemuda desa dalam kegiatan positif sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba.
Pemantauan dan pelaporan rutin dari aparat desa ke BNN terkait indikasi peredaran narkoba di wilayahnya.

Melalui sinergi antara BNN dan aparat desa ini, diharapkan dapat tercipta sistem pertahanan yang kuat terhadap ancaman narkoba di tingkat desa. 

Acara diisi dengan berbagai kegiatan, termasuk:

Penyuluhan tentang jenis-jenis narkoba dan dampak negatifnya oleh tim ahli dari BNN.
Testimoni dari mantan pecandu yang telah berhasil pulih.
Penandatanganan pakta integritas "Desa Bebas Narkoba" oleh perangkat desa dan tokoh masyarakat.
Peluncuran satgas anti-narkoba tingkat desa yang beranggotakan masyarakat setempat.

Antusiasme warga terlihat jelas dengan hadirnya sekitar 60 peserta yang memenuhi balai desa. Para peserta aktif bertanya dan berdiskusi selama sesi tanya jawab.
Di akhir acara, diadakan deklarasi bersama "Jatirejo Bersih Narkoba" yang dipimpin oleh Kepala BNN Kabupaten dan Kepala Desa Jatirejo. Mereka berjanji untuk terus berkolaborasi dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba di wilayah Desa Jatirejo.
Acara "Stop Narkoba" ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya narkoba dan memperkuat ketahanan desa terhadap ancaman peredaran narkotika. BNN dan aparat desa berencana untuk mengadakan kegiatan serupa secara rutin sebagai bentuk komitmen dalam mewujudkan Indonesia bebas narkoba.

"BNN dan Aparat Desa Jatirejo Gelar Aksi 'Stop Narkoba' di Balai Desa"

Pada hari Kamis, 25 Juli 2024, Badan Narkotika Nasional (BNN) bekerja sama dengan perangkat Desa Jatirejo menyelenggarakan acara bertajuk "Stop Narkoba" di Balai Desa Jatirejo. Acara ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memerangi penyalahgunaan narkoba di tingkat desa.
Kepala BNN Surabaya , Bapak Kombes. Pol. Heru Prasetyo, S. I. K., M.Hum., membuka acara dengan pidato yang menekankan pentingnya peran masyarakat dalam pencegahan peredaran narkoba. "Narkoba adalah musuh kita bersama. Kita harus bersatu untuk melindungi generasi muda dari bahaya ini," ujarnya.
Kepala Desa Jatirejo, Hj. Ali Mas'ud, menyambut baik inisiatif ini. "Kami sangat mendukung program BNN dan berkomitmen untuk menjadikan Jatirejo sebagai desa bebas narkoba," katanya dalam sambutannya.

BNN memberikan pelatihan kepada aparat desa tentang pengenalan jenis-jenis narkoba dan cara penanganannya.
Pembentukan satuan tugas anti-narkoba tingkat desa yang beranggotakan aparat desa dan tokoh masyarakat.
Pelaksanaan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat desa melalui berbagai kegiatan seperti seminar, penyuluhan, dan kampanye media sosial.
Pemberdayaan pemuda desa dalam kegiatan positif sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba.
Pemantauan dan pelaporan rutin dari aparat desa ke BNN terkait indikasi peredaran narkoba di wilayahnya.

Melalui sinergi antara BNN dan aparat desa ini, diharapkan dapat tercipta sistem pertahanan yang kuat terhadap ancaman narkoba di tingkat desa. 

Acara diisi dengan berbagai kegiatan, termasuk:

Penyuluhan tentang jenis-jenis narkoba dan dampak negatifnya oleh tim ahli dari BNN.
Testimoni dari mantan pecandu yang telah berhasil pulih.
Penandatanganan pakta integritas "Desa Bebas Narkoba" oleh perangkat desa dan tokoh masyarakat.
Peluncuran satgas anti-narkoba tingkat desa yang beranggotakan masyarakat setempat.

Antusiasme warga terlihat jelas dengan hadirnya sekitar 60 peserta yang memenuhi balai desa. Para peserta aktif bertanya dan berdiskusi selama sesi tanya jawab.
Di akhir acara, diadakan deklarasi bersama "Jatirejo Bersih Narkoba" yang dipimpin oleh Kepala BNN Kabupaten dan Kepala Desa Jatirejo. Mereka berjanji untuk terus berkolaborasi dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba di wilayah Desa Jatirejo.
Acara "Stop Narkoba" ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya narkoba dan memperkuat ketahanan desa terhadap ancaman peredaran narkotika. BNN dan aparat desa berencana untuk mengadakan kegiatan serupa secara rutin sebagai bentuk komitmen dalam mewujudkan Indonesia bebas narkoba.

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image